logo pesantren terbaru pisan

Membangun Kesabaran Dalam Diri

“Kunci Sukses dalam Ujian Hidup”

Oleh : Ust. Achmad Fahrisi, S.Pd.

07 Februari 2024

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ

Artinya: “Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya (shalat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,”

***

Kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah Muhammad SAW, sebagai teladan utama umat Muslim, telah menunjukkan betapa pentingnya kesabaran dalam menghadapi segala ujian dan cobaan hidup. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi makna kesabaran dalam Islam, didukung dengan penjelasan ulama dan dalil-dalil Quran yang memberikan petunjuk tentang pentingnya membangun kesabaran dalam diri.

  1. Makna Kesabaran dalam Islam

Kesabaran dalam Islam bukan sekadar menahan diri dari reaksi emosional, tetapi juga merupakan sikap yang penuh keteguhan hati dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda,

الصَّبْرُ ضِيَاءٌ

“Sabar adalah sinar cahaya.” (HR. Muslim).

Kesabaran membawa kekuatan, ketenangan, dan keberkahan dalam menjalani setiap aspek kehidupan.

Kesabaran bukan sekadar menahan diri dari reaksi impulsif dalam menghadapi kesulitan, namun lebih dari itu, ia menjadi sumber kekuatan yang menguatkan jiwa dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Saat seseorang mampu menahan diri dari emosi negatif seperti marah, putus asa, atau kekecewaan, ia mengembangkan ketahanan batin yang memungkinkannya tetap tenang dan teguh dalam menghadapi ujian. Ketika kita mampu menenangkan diri dan tetap teguh di tengah badai, kesabaran membawa kekuatan yang memungkinkan kita untuk melampaui batas yang sebelumnya dianggap tidak mungkin.

Kesabaran juga membawa ketenangan dalam diri. Ketika seseorang mampu mengendalikan diri dalam menghadapi situasi sulit, ia mampu menjaga ketenangan hati dan pikiran. Ketenangan ini memungkinkan seseorang untuk berpikir secara jernih dan rasional, sehingga mampu membuat keputusan yang bijak dan tepat dalam situasi apapun. Selain itu, kesabaran juga membawa keberkahan dalam hidup. Ketika seseorang mampu bersabar dalam menghadapi cobaan, Allah SWT akan memberikan keberkahan dalam setiap langkah hidupnya. Ini tercermin dari pernyataan Allah dalam Al-Quran bahwa Dia memberikan rahmat dan berkah kepada orang-orang yang sabar. Dengan demikian, kesabaran bukan hanya membawa kekuatan dan ketenangan, tetapi juga membawa keberkahan dan keberlimpahan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pandangan Ulama tentang Kesabaran

Ulama-ulama Islam selalu menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan. Imam Al-Ghazali, salah satu ulama besar dalam sejarah Islam, mengatakan bahwa kesabaran adalah kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan hidup. Beliau menekankan bahwa kesabaran tidak hanya diperlukan dalam menghadapi kesulitan, tetapi juga dalam menjalani ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.

Ulama-ulama Islam seperti Imam Al-Ghazali telah mengamalkan dan mengajarkan pentingnya kesabaran sebagai pondasi keberhasilan dalam kehidupan. Beliau menegaskan bahwa kesabaran bukanlah sekadar sikap yang dimiliki saat menghadapi kesulitan, tetapi merupakan landasan utama dalam mencapai segala tujuan hidup yang mulia. Dalam pandangan Al-Ghazali, kesabaran tidak hanya menjadi penopang saat menghadapi ujian hidup, tetapi juga menjadi pendorong dalam menegakkan ketaatan kepada Allah SWT. Ia menyadari bahwa menjalani ketaatan dan ibadah kepada Allah seringkali membutuhkan keteguhan hati dan kesabaran yang kuat, terutama dalam menghadapi godaan dan rintangan yang muncul dalam perjalanan kehidupan sehari-hari.

Imam Al-Ghazali juga menekankan bahwa kesabaran merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan hidup yang hakiki. Menjalani ketaatan kepada Allah SWT tidaklah selalu mudah, seringkali diperlukan waktu dan usaha yang bersungguh-sungguh untuk mencapai keberhasilan tersebut. Dengan memiliki kesabaran yang kokoh, seseorang dapat menanggung berbagai rintangan dan ujian dengan sikap yang teguh dan lapang dada. Kesabaran juga membantu seseorang untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ketaatan, meskipun terkadang dihadapkan pada godaan atau tantangan yang menggoda. Dengan demikian, kesabaran bukan hanya menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi kesulitan, tetapi juga menjadi fondasi yang kokoh dalam menjalani ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.

  1. Dalil-dalil Quran tentang Kesabaran

Al-Quran penuh dengan ayat-ayat yang menekankan pentingnya kesabaran. Salah satunya adalah dalam Surah Al-Baqarah ayat 155-157, Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (155) yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’uun’ (156) Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dari Tuhannya, dan rahmat, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” Ayat ini mengajarkan bahwa kesabaran adalah kunci untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Ayat-ayat Al-Quran, seperti yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 155-157, dengan jelas menyampaikan pesan tentang pentingnya kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup. Allah SWT menggambarkan bahwa setiap manusia akan diuji dengan berbagai macam kesulitan dan ketakutan, termasuk kelaparan, kekurangan harta, dan tantangan jiwa yang meliputi ketakutan dan kekhawatiran. Namun, Allah juga memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar dalam menghadapi ujian tersebut. Mereka yang mampu menjaga kesabaran, bahkan ketika dihadapkan pada musibah yang besar, tetap teguh dalam keyakinan mereka kepada Allah SWT.

Ayat tersebut mengajarkan bahwa kesabaran bukan hanya sekadar menahan diri dari reaksi emosional, tetapi juga sebuah kunci untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Ketika seseorang mampu menjaga kesabaran dan tetap berserah diri kepada Allah di tengah cobaan, mereka akan diberkahi dengan ketenangan dan petunjuk dari-Nya. Kesabaran membuka jalan bagi rahmat Allah untuk mengalir dalam kehidupan seseorang, sehingga mereka dapat merasakan kedamaian dan keberkahan meskipun di tengah kesulitan. Dengan demikian, ayat ini mengingatkan umat Muslim akan pentingnya menjaga kesabaran dalam menghadapi ujian hidup, karena kesabaran adalah kunci untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

  1. Membangun Kesabaran dalam Kehidupan Sehari-hari

Membangun kesabaran bukanlah hal yang mudah, tetapi dapat dilakukan dengan langkah-langkah konkret dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui ibadah, dzikir, dan taubat. Selain itu, menjaga hubungan yang baik dengan sesama, menanamkan harapan kepada Allah, dan bersyukur atas segala nikmat-Nya juga merupakan cara untuk memperkuat kesabaran dalam diri.

Membangun kesabaran merupakan perjalanan yang membutuhkan ketekunan dan kesadaran diri yang kuat. Salah satu langkah konkret yang dapat diambil adalah dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui praktik ibadah, dzikir, dan taubat. Dengan menguatkan hubungan spiritual, seseorang dapat merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan Allah, sehingga mampu menenangkan diri dan menghadapi ujian hidup dengan kesabaran yang lebih kokoh.

Selain itu, menjaga hubungan yang baik dengan sesama juga merupakan langkah penting dalam membangun kesabaran. Dengan memperhatikan dan mendukung orang-orang di sekitar kita, kita juga akan mendapatkan dukungan dan bantuan saat menghadapi kesulitan. Menanamkan harapan kepada Allah dan bersyukur atas segala nikmat-Nya juga membantu memperkuat kesabaran dalam diri. Dengan memiliki keyakinan bahwa Allah selalu menyertai dan mendukung kita dalam setiap langkah, serta bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan, kita akan mampu menjaga ketenangan jiwa dan menghadapi ujian hidup dengan sikap yang lebih tabah.

  1. Kesimpulan

Kesabaran merupakan salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Islam. Dengan memahami makna kesabaran, mengikuti pandangan ulama, dan merenungkan dalil-dalil Quran, kita dapat memperkuat kesabaran dalam diri dan menghadapi setiap ujian hidup dengan tegar dan penuh keteguhan hati. Semoga artikel ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus membangun kesabaran dalam diri, sebagai kunci sukses dalam mengarungi bahtera kehidupan.

والله أعلمُ بالـصـواب

©2024. Baiturrahman. All Rights Reserved.

Scroll to Top