logo pesantren terbaru pisan

FROM BORING TO INSPIRING TEACHER

Saatnya Anda menjadi guru yang kreatif, inovatif, dan inspiratif

Oleh: Nurachman, S.Pd, S.Ag, MM

27 September 2023

 “Wajib hukumnya bagi seorang guru untuk membuat suasana belajar di sekolah penuh kegembiraan, hingga para siswanya selalu merasa senang hati ketika berangkat ke sekolah dan berat hati ketika meninggalkannya.” Dr. Anies Rasyid Baswedan.,PhD

Imam Al Ghozali pernah menyampaikan pesan kepada para pendidik bahwa seorang berilmu kemudian bekerja dengan ilmunya dialah yang dinamakan orang besar di bawah kolong langit ini. Ia bagai matahari memberi cahaya orang lain sedang ia sendiripun bercahaya. Ibarat minyak kasturi yang baunya dinikmati oleh orang lain iapun sendiri harum.

Guru adalah sebuah profesi yang didalamnya begitu banyak kebaikan, bahkan agamapun memberikan posisi yang begitu mulia untuk profesi ini. Dengan profesi ini guru menjadi perantara antara manusia dan penciptanya. Kalau kita renungkan, tugas guru itu seperti halnya tugas para utusan Allah. Kesakralan seorang guru, bukan karena ilmu dan tingkah lakunya, tetapi kedudukan dan posisi yang tinggi pada guru karena menjadi fasilitator atau perantara turunnya keberkahan dan Ilmu dari Allah SWT.

Semua orang sepakat bahwa guru harus mulia dan dimuliakan. Oleh karenanya guru harus selalu menyempurnakan, mengagungkan, dan menyucikan kalbunya agar dekat dengan Allah dan kebaikan. Tugas guru dalam proses belajar mengajar tidak saja untuk mentransfer pengetahuan, tapi juga harus menjadi motivator (pendorong), reinforce (pemberdaya), instruktur (pelatih). Pada prinsipnya, profesi guru adalah dalam rangka membantu murid untuk memperoleh informasi, ide, keterampilan, nilai, cara berfikir, sarana untuk mengekspresikan dirinya, dan cara-cara bagaimana belajar.

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan di kelas,  di ruang praktek atau di laboratorium. Sehubungan dengan tugas ini, guru hendaknya selalu memikirkan tentang bagaimana  upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut, diantaranya dengan membuat perencanaan pembelajaran dengan seksama dan menyiapkan sejumlah perangkat pembelajaran yang tepat.

Untuk upaya tersebut, maka guru sebagai fasilitator haruslah memiliki beragam macam cara agar apa-apa yang akan disampaikan sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka dari itu, dibutuhkan ketekunan, keseriusan, niat yang baik dan tentu saja inovasi-inovasi yang akan membuat suasana peoses pembelajaran tadi menjadi kondusif, menyenangkan dan optimal.

Sebelum semua harapan itu menjadi nyata, maka perlu kiranya kita memahami secara mendalam bagaimana tahapan-tahapan yang harus kita siapkan agar dalam prosesnya mampu meraih apa yang ingin kita raih.

Insya Allah, tulisan ini akan menjadi media bagi para guru dalam membentuk pribadi yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menjadi inspirasi bagi orang lain.

[Bagian 1]

©2023. Baiturrahman. All Rights Reserved.

Scroll to Top