logo pesantren terbaru pisan

Kebahagiaan Di Hari Akhirat

“Tujuan Akhir Hidup Manusia”

Oleh : Ust. Achmad Fahrisi, S.Pd.

20 Maret 2024

Kebahagiaan sejati bagi seorang Muslim bukanlah hanya terbatas pada kehidupan dunia yang sementara, tetapi juga terletak pada kehidupan akhirat yang kekal abadi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنّٰتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا ۙخٰلِدِيْنَ فِيْهَا لَا يَبْغُوْنَ عَنْهَا حِوَلًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh memperoleh surga Firdaus sebagai tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.” (QS. Al-Kahf: 107-108)

Dalam hadits, Rasulullah SAW juga menggambarkan kebahagiaan di hari akhirat. Beliau bersabda:

> “Sebaik-baik hari yang terbit matahari adalah hari Jum’at; padanya Allah menciptakan Adam, padanya dimasukkan ke Surga, dan padanya pula keluar darinya. Dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.” (HR. Muslim)

Dari dua dalil di atas, kita dapat memahami bahwa kebahagiaan sejati bagi seorang Muslim terletak pada Surga yang Allah sediakan untuk mereka di akhirat. Surga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan dan kebahagiaan yang tiada tara, sebagai pahala bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh.

Untuk meraih kebahagiaan di hari akhirat, seorang Muslim harus menjalankan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya dalam kehidupan dunia. Hal ini mencakup menjalankan ibadah dengan khusyuk, berbuat baik kepada sesama, menjauhi larangan Allah, dan mentaati perintah-Nya.

Dengan menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam, seseorang akan meraih kebahagiaan sejati di hari akhirat, yaitu kebahagiaan yang abadi dan tiada tara. Semoga kita semua dapat berusaha sebaik mungkin untuk meraih kebahagiaan tersebut, sehingga kita dapat mendapatkan ridha Allah SWT dan masuk ke Surga-Nya. Aamiin.

والله أعلمُ بالـصـواب

©2024. Baiturrahman. All Rights Reserved.

Scroll to Top