logo pesantren terbaru pisan

Apoptosis : Bukti Ketaatan Sel Kepada Allah

Oleh : Ustzh. Rosi Idiasari, M.Si.

11 Oktober 2023

Apoptosis merupakan kematian sel secara terprogram yang terjadi secara normal selama proses perkembangan dan penuaan pada semua jaringan tubuh. Apoptosis adalah salah satu contoh konkret bagaimana sel-sel, yang merupakan unit dasar kehidupan, menunjukkan ketaatan terhadap rancangan Allah dalam penciptaan manusia.

Apoptosis merupakan suatu fenomena biologis dalam tubuh manusia yaitu proses terprogram pada sel tubuh untuk “berkorban” dengan kehancuran dirinya sendiri. Kamus Kedokteran Merriem Webster menggambarkan proses self-destruction yang ditandai dengan fragmentasi inti DNA tersebut adalah proses fisiologis normal yang bertujuan menghilangkan sel dengan DNA-rusak, berlebihan, atau tidak diinginkan.

Melalui mekanisme apoptosis, jumlah sel dalam jaringan dapat diatur kepadatannya, sehingga terjadi keseimbangan antara pembelahan dan kematian sel, sehingga terjadi keseimbangan optimal sesuai dengan kondisi yang diperlukan. Hal ini penting untuk mencegah pertumbuhan yang tidak terkendali dan pembentukan tumor atau kanker

Sel-sel yang terinfeksi oleh patogen atau mengalami kerusakan genetik yang signifikan dapat mengaktifkan jalur apoptosis sebagai respons pertahanan tubuh. Apoptosis secara cepat dapat mendeteksi sel yang mengalami kerusakan atau terinfeksi oleh virus. Keputusan apoptosis dapat dilaksanakan oleh sel itu sendiri. Hal ini membantu mencegah penyebaran patogen sehingga dapat mencegah kerusakan yang lebih besar

Apoptosis juga berperan dalam pembentukan ciri fisik dan organ tubuh janin ketika dalam kandungan. Kemudian membantu tubuh dalam eliminasi sel-sel yang tidak dibutuhkan atau memiliki potensi bahaya. Tanpa apoptosis, kita tidak akan memiliki jari-jari tangan dan kaki atau koneksi sel otak yang dibutuhkan untuk memahami tanda-tanda kebesaran atau ayat-ayat kauniyah Allah swt di alam semesta.

Proses apoptosis juga membantu dalam pemeliharaan fungsi tubuh yang sehat. Sel-sel yang telah rusak atau yang sudah tua mengalami apoptosis. Kematian sel tua ini akan digantikan oleh sel-sel baru melalui proses pembelahan sel. Hal ini penting untuk menjaga kelangsungan hidup organisme dan menjaga kesehatan seluruh tubuh.

Apoptosis merupakan salah satu mekanisme fundamental yang memastikan keseimbangan, pertumbuhan yang teratur, dan fungsi tubuh yang sehat. Pengorbanan sel-sel ini merupakan bukti dari ketaatan sel terhadap ketentuan Allah yang telah ditetapkan untuknya. Ibarat pahlawan dalam medan perang, maka sel-sel yang berkorban ini adalah pahlawan bagi tubuh. Melalui apoptosis, sel-sel menunjukkan ketaatan terhadap rencana dan rancangan yang sangat teratur dan kompleks yang mencerminkan kebijaksanaan dan kekuasaan Allah sebagai Pencipta. Ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana keajaiban dan ketundukan sel terhadap Allah, dan mengundang kita untuk merenungkan kebesaran-Nya dalam setiap aspek kehidupan kita.

Sumber :

https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/

123456789/36395/1/Apoptosis_Protein

%20yang%20terlibat

%20dan%20Perannya%20dalam%20Sel

%20NormalEndah%20Wulandari_Medika

%20Islamika_Mei%202011.pdf.

Diakses 20 September 2023

https://news.republika.co.id/berita/rvvvlq282

/apoptosis-pengorbanan-sel-tubuh-untuk-manifestasi-kurban-sebagai-bentuk-cinta-dan-takwa. Diakses 20 September 2023

https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Course-23481-MODUL%2012%20MATA%20KULIAH

%20BIOLOGI%20SEL.pdf. Diakses 20 September 2023

©2023. Baiturrahman. All Rights Reserved.

Scroll to Top