Membentuk Santri Berpikir Ilmiah Melalui Ajang Munaqosyah

Bagi setiap mahasiswa baru pasti akan sedikit shock saat mereka tiba-tiba mendapatkan tugas makalah hampir dari seluruh dosen. Bisa dibayangkan betapa beratnya tugas yang tiba-tiba menumpuk dan memiliki deadline yang hampir bersamaan. Hal utama kesulitan bagi mahasiswa baru adalah karena mereka belum memiliki basic dalam membuat karya ilmiah dalam bentuk makalah. Hal serupa juga akan dirasakan saat para mahasiswa memasuki tahun terakhir kuliah, karena mereka harus melewati satu fase jika mereka ingin menyelesaikan jenjang pendidikan di perguruan tinggi yaitu dengan membuat Tugas akhir atau Skripsi.

SMA Terpadu Baiturrahman yang berada di bawah pondok pesantren Baiturrahman, tidak mau meninggalkan generasi yang lemah khususnya dalam hal berpikir llmah.

Adapun program yang digulirkan adalah dalam bentuk penulisan karya ilmiah dengan istilah Munaqosah.

Sebagai bentuk pembinaan kepada setiap santri maka ditetapkanlah satu pembimbing untuk setiap santri. Hal ini dimaksudkan agar santri lebih terarah dalam berpikir ilmiahnya.

Adapun kajian yang disarankan kepada setiap santri ini disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kemampuan untuk kepentingan pondok pesantren Baiturrahman

Untuk memvalidasi hasil karya santri maka didatangkanlah penguji dengana latar pendidikan dari S1 hingga Professor.

Munaqosah ini bukan hanya akan memberikan kontribusi yang besar bagi civitas akademika Baiturrahman, tetapi juga kemahatan bagi umat.